Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang di Sekolah Lengkap dengan Terjemahan dan Pembahasan Materi

Posted on

Dear Readers,

Sekolah merupakan tempat kedua dalam menghabiskan waktu yang bermanfaat. Banyak sekali percakapan yang terjadi di sini, baik antar teman, sesama guru, antara guru dan wali murid, atau antara murid dan guru.

PustakaBahasaInggris.com – Artikel hari ini, saya akan memberikan kalian Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang di Sekolah dan Artinya.

Let’s go!

Contoh Dialog Bahasa Inggris 2 Orang di Sekolah Lengkap dengan Terjemahan dan Pembahasan Materi

Percakapan Bahasa Inggris 2 Orang di Sekolah Lengkap dengan Terjemahan dan Pembahasan Materi


Percakapan 1

Situation: Jack makes the conversation with my best friend on the school.
(Jack berbincang dengan sahabatku di sekolah.)

Tom: What’s up, man!
(Apa kabar, kawan)

Jack: Hi, man! I’m good.
(Hi, kawan. Aku sehat)

Tom: Did you finish your job? Mr. Rudolph’s assignment.
(Tugas kamu sudah selesai? Tugas Pak Rudolph)

Jack: Damn! I forgot, man! How about you?
(Sial! Aku lupa, kawan! Kamu bagaimana?)

Tom: You’re in trouble, man. I’m done. But you can’t copy this work, you know that, do you?! 
(Kamu dalam masalah, kawan. Aku selesai. Tapi kamu tidak bisa nyontek tugas ini, kamu tau itu, kan?!)

Jack: What is your suggestion?
(Apa saran kamu?)

Tom: Don’t enter that class!
(Jangan masuk kelas Pak Rudolph!)

Jack: Are you kidding?!
(Becanda kamu?!)

Tom: Be cool, man. He won’t be angry for that.
(Tenang saja, kawan. Pak Rudolph tidak akan marah)

Jack: Yeah, I’m sure about it, but I can’t get the best score from him.
(Ya, aku yakin itu, tapi aku tidak akan dapat nilai terbaik dari nya.)

Tom: Alright, let me think…
(Baiklah, biar aku berfikir…)

Jack: Tik..tok…tik…tok
(Tik..tok…tik…tok)

Tom: Ahaaa… I have an idea!
(Ahaaa… Aku dapat sebuah ide!)

Jack: Are you serious! tell me, man.
(Apa kamu serius! katakan, kawan.)

Tom: In my suggestion, you go to Sarah and ask for her help. I’m sure that she will solve your problem.
(Saranku, kamu temui Sarah dan minta tolong padanya. Aku yakin dia akan pecahkan masalahmu.)

Jack: Wait… Do you mean Sarah Mc. Queen?
(Tunggu dulu… Apa yang kamu maksud Sarah Mc. Queen?)

Tom: Yups, She is your golden key, man.
(Ya, dia adalah solusi terbaik, kawan.)

Jack: Alright, I’ll find her.
(Baiklah, aku akan cari dia.)

Tom: Good luck, ma man!
(Semoga beruntung, temanku!)

Jack: Thanks, man.
(Terima kasih teman.)


Pembahasan Materi

Ada beberapa materi yang dapat kalian pelajari pada contoh Contoh Dialog Bahasa Inggris di Sekolah dan Artinya di atas dan untuk bisa membuat Contoh Dialog Bahasa Inggris di Sekolah dan Artinya, maka kalian membutuhkan Basic Tenses, Grammar dan Expression untuk dipelajari. Simak penjelasan di bawah ini:

1. Pelajari tentang Tenses

Tenses merupakan hal penting dalam membuat sebuah dialog. Simak pembahasan tentang English Tenses di sini!


Simple Past Tense

  • Tom: Did you finish your job? Mr. Rudolph’s assignment.
  • Jack: Damn! I forgot, man! How about you?

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh kalimat Simple Past Tense. Untuk memahami materi Simple Past Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Simple Present Tense

  • Jack: Hi, man! I’m good.
  • Tom: You’re in trouble, man. I’m done. But you can’t copy this work, you know that, do you?!
  • Jack: What is your suggestion?
  • Jack: Yeah, I’m sure about it, but I can’t get the best score from him.
  • Jack: Are you serious! tell me, man.
  • Tom: In my suggestion, you go to Sarah and ask for her help. I’m sure that she will solve your problem.
  • Jack: Wait… Do you mean Sarah Mc. Queen?
  • Tom: Yup, She is your golden key, man.

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh kalimat Simple Present Tense. Untuk memahami materi Simple Present Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Present Continuous Tense

  • Jack: Are you kidding?!

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh kalimat Present Continuous Tense. Kalian dapat menemukan contoh lainnya dengan cara memahami materi Present Continuous Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Simple Future Tense

  • Tom: Be cool, man. He won’t be angry for that.
  • Tom: In my suggestion, you go to Sarah and ask for her help. I’m sure that she will solve your problem.
  • Jack: Alright, I’ll find her.

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh kalimat Simple Future Tense. Untuk memahami materi Simple Future Tense, kalian dapat mempelajarinya di sini:


2. Pelajari tentang Grammar

Selain Tenses, Grammar pendukung memegang peranan penting dalam sebuah percakapan, seperti:


Imperative Sentence

  • Tom: Don’t enter that class!
  • Tom: Be cool, man. He won’t be angry about that.
  • Jack: Are you serious! tell me, man.
  • Tom: Good luck, ma man!

Kalimat yang bercetak tebal di atas merupakan contoh Imperative Sentence. Untuk memahami materi Imperative Sentence, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Question Tags

  • Tom: You’re in trouble, man. I’m done. But you can’t copy this work, you know that, do you?!

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Question Tags. Untuk memahami materi Question Tags, kalian dapat mempelajarinya di sini:


3. Pelajari tentang Expression

Kalian dapat menggunakan beberapa Expression dalam sebuah percakapan, seperti contoh di atas.


Suggestion

  • Tom: In my suggestion, you go to Sarah and ask for her help. I’m sure that she will solve your problem.

Kalimat yang bergaris bawah di atas merupakan contoh Suggestion. Untuk memahami materi Suggestion, kalian dapat mempelajarinya di sini:


Percakapan 2

Situation: Dolph and Jane are talking about their preparation for the exam at the school. What will they do? Let’s check the conversation below!
Situasi: Dolph dan Jane sedang membicarakan persiapan ujian mereka di sekolah. Apa yang akan mereka lakukan? Mari kita periksa percakapan di bawah ini!

(at school)
(di sekolah)

Jane: Hi, Dolph. How did you sleep last night?
Jane: Hai, Dolph. Bagaimana tidur kamu tadi malam?

Dolph: It was comfortable. How about you? How did you sleep last night?
Dolph: Nyenyak. Bagaimana dengan kamu? Bagaimana tidur kamu tadi malam?

Jane: That was horrible, Dolph.
Jane: Itu mengerikan, Dolph.

Dolph: Ups… I’m sorry to hear that. What was going on? Was a nightmare?
Dolph: Ups … Aku prihatin mendengarnya. Apa yang terjadi? Apakah mimpi buruk?

Jane: No, it wasn’t. It was worse than a nightmare.
Jane: Tidak. Itu lebih buruk dari mimpi buruk.

Dolph: Come on, Jane. Do you wanna talk?
Dolph: Ayolah, Jane. Apakah kamu mau berbicara?

Jane: Is that okay?
Jane: Apakah itu oke?

Dolph: Yeah, I have so many spaces for you. Tell me, what’s up?
Dolph: Ya, aku punya banyak ruang untukmu. Katakan padaku, ada apa?

Jane: Honestly, I couldn’t sleep well last night. I didn’t know. I am worried about the final exam, Dolph.
Jane: Jujur saja, aku tidak bisa tidur nyenyak tadi malam. Aku tidak tahu. Aku khawatir dengan ujian akhir, Dolph.

Dolph: The School examination, right?
Dolph: Ujian Sekolah kan?

Jane: Yeah. You know, I’m not good at math. It’s the only thing that makes me crazy. It will be held next week. Don’t you know that?
Jane: Iya. Kamu tahu, aku tidak pandai matematika. Hanya itu yang membuatku gila. Ujian itu akan dilaksanakan minggu depan. Tidakkah kamu tahu itu?

Dolph: Yeah, I know that. I know you will be nervous about that exam. Tell me what is your preparation for the exam?
Dolph: Ya, aku tahu itu. Aku tahu kau akan gugup dengan ujian itu. Katakan padaku apa persiapanmu untuk ujian itu?

Jane: I always study all long night especially in math.
Jane: Aku selalu belajar sepanjang malam terutama dalam matematika.

Dolph: Do you get the progress?
Dolph: Apa kamu mendapatkan kemajuan?

Jane: I don’t know. It wastes my time. I mean that It’s like useless, Dolph. Oh my God! That numbers make me stress!
Jane: Aku tidak tahu. Hanya membuang waktu saja. Maksudku itu tidak berguna, Dolph. Ya Tuhan! Angka-angka itu membuatku stress!!

Dolph: Wow, calm down, Jane. Everything will be okay.
Dolph: Wow, tenanglah, Jane. Segalanya akan baik-baik saja.

Jane: Why do you think so? You’re not in my position, Dolph.
Jane: Kenapa kamu berpikir begitu? Kamu tidak berada dalam posisiku, Dolph.

Dolph: Alright, listen to me. You don’t have to worry about that. But it doesn’t mean if you don’t do anything.
Dolph: Baiklah, dengarkan aku. Kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Tapi itu bukan berarti jika kamu tidak melakukan apapun.

Jane: Okay, I’m listening.
Jane: Baiklah, aku mendengarkan.

Dolph: First,  you have to change your learning strategy. It not good if you study all long night. It’s not good for your health, Jane. In fact, you will be at the hospital before you finish the exam.
Dolph: Pertama, Kamu harus mengubah strategi pembelajaranmu. Tidak baik jika kamu belajar sepanjang malam. Itu tidak baik untuk kesehatanmu, Jane. Faktanya, kamu akan berada di rumah sakit sebelum menyelesaikan ujian.

Jane: What is your suggestion?
Jane: Apa saranmu?

Dolph: You realize that you are lack of math, aren’t you?
Dolph: Kamu menyadari bahwa kamu lemah dalam matematika, bukan?

Jane: Yup, I admit that. So?
Jane: Yup, aku akui itu. Jadi?

Dolph: Have you tried some mathematics course or something like that?
Dolph: Sudahkah kamu mencoba beberapa kursus matematika atau sejenisnya?

Jane: Not, yet. I don’t like it, Dolph.
Jane: Belum. Aku tidak suka, Dolph.

Dolph: Don’t be selfish, Jane! Listen… You don’t have enough time to learn from the experiences. It will be next week. We don’t have extra time, do we? You can’t do it by your self, Jane. You need the guiding, the person who can guide you to learn math in a short time.
Dolph: Jangan egois, Jane! Dengar … Kamu tidak punya cukup waktu untuk belajar dari pengalaman. Ujian minggu depan. Kita tidak punya waktu ekstra, bukan? Kamu tidak bisa melakukannya sendiri, Jane. Kamu memerlukan panduan, orang yang bisa membimbingmu untuk belajar matematika dalam waktu singkat.

Jane: I don’t know who the person is, Dolph.
Jane: Aku tidak tahu siapa orangnya, Dolph.

Dolph: Okay. I’ll tell you something. I’m not better than you in math. But, I have someone can fix that problem. Did you know, Jane? I got 80 on the last quiz. Do you know what does it mean?
Dolph: Baiklah. Aku akan memberitahumu sesuatu. Aku tidak lebih baik darimu dalam matematika. Tapi, ada yang bisa memperbaiki masalah itu. Apakah kamu tahu, Jane? Aku mendapat 80 di kuis terakhir kemarin. Apakah kamu tahu apa artinya?

Jane: Yeah. I know.
Jane: Iya. Aku tahu.

Dolph: If you don’t mind. You can join me after school at my house. We will learn math with my private teacher.
Dolph: Jika kamu tidak keberatan. Kamu bisa bergabung denganku sepulang sekolah di rumahku. Kita akan belajar matematika bersama guru lesku.

Jane: But I have any plan with the gang squad.
Jane: Tapi aku punya rencana dengan geng.

Dolph: Jane… Jane… Jane… Oh my gosh! That is not really important. I mean that you can hang out any time you like but it’s not the right moment, Jane. Grow up, girl! Your better future is in your hand.
Dolph: Jane … Jane … Jane … Oh astaga! Itu tidak terlalu penting. Maksudku kau bisa nongkrong kapan pun kamu mau tapi ini bukan saat yang tepat, Jane. Dewasalah, teman! Masa depanmu yang lebih baik ada di tanganmu.

Jane: What I have supposed to do? I have had the appointment.
Jane: Apa yang harus aku lakukan? Aku telah punya janji.

Dolph: Okay, this is the plan. I’ll talk to Tania if you can’t join the gang squad.
Dolph: Baiklah, ini rencananya. Aku akan berbicara dengan Tania jika kamu tidak bisa bergabung dengan geng.

Jane: No, it’s not as simple as that. I’ll talk to Tania. I’ll explain what’s going down here.
Jane: Tidak, tidak sesederhana itu. Aku akan bicara dengan Tania. Aku akan menjelaskan apa yang terjadi di sini.

Dolph: Are you good?
Dolph: Apakah kamu baik-baik saja?

Jane: Yeah, I think so. I don’t want to involve you in the gang squad. But, just help me to prepare for the exam.
Jane: Iya, aku harap. Aku tidak ingin melibatkanmu dalam geng. Tapi, tolong bantu aku untuk mempersiapkan ujian.

Dolph: Alright. I’ll see you after school. We will prepare everything for the exam.
Dolph: Baiklah. Aku akan menemuimu sepulang sekolah. Kita akan menyiapkan semuanya untuk ujian.

Jane: Thanks, Dolph. See you around.
Jane: Terima kasih, Dolph. Sampai jumpa.

Dolph: Jane?
Dolph: Jane?

Jane: Yup. What’s up?
Jane: Yup. Ada apa?

Dolph: Take a pray. It works. 😀
Dolph: Berdoalah. Itu mujarab 😀

Jane: I do! Bye…
Jane: Iya! Sampai jumpa …


Pembahasan Materi

Berdasarkan contoh Dialog Bahasa Inggris tentang Persiapan Ujian Sekolah, kita mendapatkan beberapa materi Bahasa Inggris tentang:

Pada dialog di atas, adakah persiapan yang mereka lakukan dalam menghadapi Ujian?
Simak beberapa kalimat di bawah ini yang memiliki maksud jika mereka mempersiapkan sesuatu untuk Ujian:

  • Jane: I always study all long night especially in math. 
  • Dolph: First,  you have to change your learning strategy. It not good if you study all long night. It’s not good for your health, Jane. In fact, you will be at the hospital before you finish the exam.
  • Dolph: Don’t be selfish, Jane! Listen… You don’t have enough time to learn from the experiences. It will be next week. We don’t have extra time, do we? You can’t do it by your self, Jane. You need the guiding, the person who can guide you to learn math in a short time. 
  • Dolph: Okay. I’ll tell you something. I’m not better than you in math. But, I have someone can fix that problem. Did you know, Jane? I got 80 on the last quiz. Do you know what does it mean?
  • Dolph: If you don’t mind. You can join me after school at my house. We will learn math with my private teacher.
  • Dolph: Alright. I’ll see you after school. We will prepare everything for the exam.
  • Dolph: Take a pray. It works. 😀

Cerita pada dialog di atas merupakan fiktif belaka, jadi jika ada kesamaan aktor, tempat atau kejadian itu hanya kebetulan saja.


Percakapan 3

Situation: There are two students, they are talking about their favorite foods and drinks. Let’s check the following conversation below!
Situasi: Ada dua siswa, mereka membicarakan makanan dan minuman favorit mereka. Mari periksa percakapan berikut ini!

(At the classroom)
(Di kelas)

Moureta: Hey, Dolph. How is it going?
Moureta: Hei, Dolph. Bagaimana kabarnya?

Dolph: Hey, girl. I’m doing well. How about you?
Dolph: Hei, non. Aku baik-baik. Bagaimana dengan kamu?

Moureta: I’m good, Dolph. Are you hungry?
Moureta: Aku baik, Dolph. Apa kamu lapar?

Dolph: Hahahaaaa… Do you want to treat me?
Dolph: Hahahaaaa … apa kamu mau teraktir aku?

Moureta: Oh, man! You are supposed to do that.
Moureta: Oh, tidak! Seharusnya kamu yang lakukan itu.

Dolph: Oh yeah… Come on. I’ll treat you.
Dolph: Oh ya … Ayo. Aku akan teraktir kamu

Moureta: That’s my man… Let’s go!
Moureta: Itu baru temanku … Ayo pergi!

(They are walking to the canteen at the second break)
(Mereka berjalan ke kantin pada istirahat kedua)

Dolph: Here we are. So what will you want for lunch? I’ll take the order for you.
Dolph: Ini dia. Jadi apa yang akan kamu inginkan untuk makan siang? Aku akan mengambil pesanan untukmu.

Moureta: Eeeemmm… Meatball, that’s perfect timing for this day.
Moureta: Eeeemmm … Bakso, itu waktu yang tepat untuk hari ini.

Dolph: Alright. What will be your drink?
Dolph: Baiklah. Apa yang akan jadi minuman kamu?

Moureta: Orange juice, please.
Moureta: Jus jeruk, ya.

Dolph: Roger that. Please wait, girl.
Dolph: Siap. Tunggu ya non.

Moureta: Alright, I’ll wait here.
Moureta: Baiklah, aku tunggu di sini.

(a minute later)
(sesaat kemudian)

Dolph: Here you are… This is your meatball and this is the orange juice.
Dolph: Ini dia … Ini bakso kamu dan ini jus jeruknya.

Moureta: Thank’s, Dolph.
Moureta: Terima kasih, Dolph.

Dolph: You are welcome.
Dolph: Sama-sama

Moureta: Fried rice, huh? I thought you don’t like it.
Moureta: Nasi goreng, ya? Aku pikir kamu tidak menyukainya.

Dolph: Actually, this is not my favorite. But I am very starving. Do know you what? This fried rice tastes good. You should try it.
Dolph: Sebenarnya ini bukan favoritku. Tapi aku sangat kelaparan. Apakah kamu tau? Nasi goreng ini rasanya enak. Kamu harus mencobanya.

Moureta: Nope! Thanks. I prefer meatball than fried rice.
Moureta: Tidak! Terima kasih. Aku lebih memilih bakso daripada nasi goreng.

Dolph: By the way, what did you take for your breakfast?
Dolph: Omong-omong, apa yang kamu makan untuk sarapanmu?

Moureta: It was like usual, sandwich and milkshake.
Moureta: Seperti biasa, sandwich dan milkshake.

Dolph: Eeemmm… How do you like it?
Dolph: Eeemmm … Bagaimana kamu menyukainya?

Moureta: What do you mean? I like it better than anything. That is my favorite menu for breakfast. How about you? What do you like about your breakfast?
Moureta: Apa maksudmu. Aku suka itu lebih dari pada apapun. Itu menu favoritku untuk sarapan pagi. Bagaimana dengan kamu? Apa yang kamu suka untuk sarapanmu?

Dolph: I like to drink coffee than a cup of tea in the morning.
Dolph: Aku suka minum kopi dari pada secangkir teh di pagi hari.

Moureta: Yup, I know that. Most of the people in this world like to drink coffee than tea in the morning.
Moureta: Yup, aku tahu itu. Sebagian besar orang di dunia ini suka minum kopi dibanding teh di pagi hari.

Dolph: Yup, maybe it’s 60% of people drink their coffee all the time. Do you like coffee?
Dolph: Yup, mungkin 60% orang minum kopi mereka setiap saat. Kamu suka kopi?

Moureta: No, I don’t. I don’t like caffeine so much. I like milk better than coffee.
Moureta: Tidak, aku tidak suka. Aku tidak begitu suka kafein. Aku suka susu dari pada kopi.

Dolph: Oh… That’s why you so crazy about the milkshake, don’t you?
Dolph: Oh … Itu sebabnya kamu sangat tergila-gila pada milkshake, bukan?

Moureta: Yup…
Moureta: Yup …

Dolph: Why did you choose orange juice?
Dolph: Kenapa kamu memilih jus jeruk?

Moureta: Because this canteen doesn’t have the milkshake. Don’t be silly, Dolph!
Moureta: Karena kantin ini tidak jualan milkshake. Jangan konyol, Dolph!

Dolph: Hahahaaa…
Dolph: Hahahaaa …

Moureta: Now, why did you take ice tea? I thought that you like coffee.
Moureta: Nah, kenapa kamu minum es teh? Aku pikir kamu suka kopi.

Dolph: Seriously?!
Dolph: Serius ?!

Moureta: Hahahahaaa… Yeah, this canteen doesn’t have coffee for the students. Do you know? the teachers drink coffee at the break in the office.
Moureta: Hahahahaaa … Ya, kantin ini tidak punya kopi untuk para siswa. Apakah kamu tahu para guru minum kopi saat istirahat di kantor.

Dolph: I bet, they make by themselves.
Dolph: Aku yakin, mereka membuat sendiri.

Moureta: Yup. Let’s finish our lunch.
Moureta: Yup. Mari kita selesaikan makan siang kita.

Dolph: I have one more question for you.
Dolph: Aku punya satu pertanyaan lagi untukmu.

Moureta: What’s that?
Moureta: Apa itu?

Dolph: What do you like to eat for dinner?
Dolph: Apa yang ingin kamu makan untuk makan malam?

Moureta: Well, I like to have Pecking duck.
Moureta: Baiklah, Aku suka Pecking duck.

Dolph: What the hell is that?
Dolph: Apa itu sebenarnya?

Moureta: That is a Chinese food. How about you?
Moureta: Itu makanan Cina. Bagaimana dengan kamu?

Dolph: I like to eat “Pecel Lele”.
Dolph: Aku suka makan “Pecel Lele”.

Moureta: It’s a kind of culinary food, isn’t it?
Moureta: Itu semacam makanan kuliner, bukan?

Dolph: Yup. I make by myself, sometimes.
Dolph: Yup. Aku buat sendiri, kadangkala.

Moureta: Are you serious?
Moureta: Apa kamu serius?

Dolph: Yes, do you want to try it?
Dolph: Ya, apakah kamu mau mencobanya?

Moureta: Oh my gosh! Yes, I want. When? Tonight?
Moureta: Oh astaga! Ya, aku mau. Kapan? Malam ini?

Dolph: Hahahaaaa….
Dolph: Hahahaaaa ….

Moureta: Why did you laugh?
Moureta: Kenapa kamu tertawa?

Dolph: Nothing… Are you sure about that?
Dolph: Tidak ada … Apa kamu yakin tentang itu?

Moureta: About what?
Moureta: Tentang apa?

Dolph: Try my cooking.
Dolph: Mencoba masakanku.

Moureta: Absolutely, Dolph.
Moureta: Tentu saja, Dolph.

Dolph: Okay. You are invited.
Dolph: Baiklah. Kamu diundang.

Moureta: When?
Moureta: Kapan?

Dolph: At 7:00 PM.
Dolph: Pukul 7:00 malam.

Moureta: I’ll be there.
Moureta: Aku akan ke sana.

Dolph: That’s nice. Have you finished with the meatball?
Dolph: Bagus sekali. Sudahkah kamu selesai dengan baksonya?

Moureta: Yes. Let’s back to the class.
Moureta: Ya. Mari kembali ke kelas.

Dolph: Okay, you go first. I’ll pay the bill.
Dolph: Baiklah, kamu pergi dulu. Aku akan membayar tagihannya.

Moureta: Okay. I’ll wait for you in front of the door.
Moureta: Oke. Aku akan menunggumu di depan pintu.

Dolph: Good.
Dolph: Bagus


Pembahasan Materi

Berikut ini adalah contoh kalimat yang menyatakan tentang Makanan dan Minuman kesukaan berdasarkan dari contoh dialog di atas:

  • Moureta: Eeeemmm… Meatball, that’s perfect timing for this day.
  • Moureta: Orange juice, please.
  • Dolph: Actually, this is not my favorite. But I am very starving. Do know you what? This fried rice tastes good. You should try it.
  • Moureta: Nope! Thanks. I prefer meatball than fried rice.
  • Moureta: It was like usual, sandwich and milkshake.
  • Moureta: What do you mean? I like it better than anything. That is my favorite menu for breakfast. How about you? What do you like about your breakfast?
  • Dolph: I like to drink coffee than a cup of tea in the morning.
  • Moureta: Yup, I know that. Most of the people in this world like to drink coffee than tea in the morning.
  • Moureta: No, I don’t. I don’t like caffeine so much. I like milk better than coffee.
  • Dolph: Oh… That’s why you so crazy about the milkshake, don’t you?
  • Moureta: Well, I like to have Pecking duck.
  • Dolph: I like to eat “Pecel Lele”.

Jika kalian pahami lebih mendalam, materi yang sangat menonjol pada topik kita hari ini adalah:

  • Like and Dislike
  • Preference

Lalu materi pendukung yang ada pada dialog di atas adalah:
Basic Tenses, Grammar dan Expression
Simak penjelasan di bawah ini:


1. Pelajari tentang Tenses

Tenses merupakan hal penting dalam membuat sebuah dialog. Simak pembahasan tentang English Tenses di sini!


Simple Present Tense

  • Moureta: I’m good, Dolph. Are you hungry?
  • Dolph: Hahahaaaa… Do you want to treat me?
  • Moureta: Oh, man! You are supposed to do that.
  • Moureta: That’s my man… Let’s go!
  • Dolph: Here we are. So what will you want for lunch? I’ll take the order for you.
  • Dolph: Here you are… This is your meatball and this is the orange juice.

Present Continuous Tense

  • Moureta: Hey, Dolph. How is it going?
  • Dolph: Hey, girl. I’m doing well. How about you?

Present Perfect Tense

  • Dolph: That’s nice. Have you finished with the meatball?

Simple Future Tense

  • Dolph: Oh yeah… Come on. I’ll treat you.
  • Dolph: Here we are. So what will you want for lunch? I’ll take the order for you.
  • Dolph: Alright. What will be your drink?
  • Moureta: Alright, I’ll wait here.

Simple Past Tense

  • Dolph: By the way, what did you take for your breakfast?
  • Moureta: It was like usual, sandwich and milkshake.
  • Dolph: Why did you choose orange juice?
  • Moureta: Now, why did you take ice tea? I thought that you like coffee.

2. Pelajari tentang Grammar

Selain Tenses, Grammar pendukung memegang peranan penting dalam sebuah percakapan, seperti:


Imperative Sentence

  • Dolph: Oh yeah… Come on. I’ll treat you.
  • Moureta: That’s my man… Let’s go!
  • Dolph: Roger that. Please wait, girl.
  • Moureta: Because this canteen doesn’t have the milkshake. Don’t be silly, Dolph!

Passive Voice

  • Dolph: Okay. You are invited.

3. Pelajari tentang Expression

Kalian dapat menggunakan beberapa Expression dalam sebuah percakapan, seperti contoh di atas.


Like and Dislike

  • Moureta: Eeeemmm… Meatball, that’s perfect timing for this day.
  • Moureta: Fried rice, huh? I thought you don’t like it.
  • Dolph: Actually, this is not my favorite. But I am very starving. Do know you what? This fried rice tastes good. You should try it.
  • Moureta: Nope! Thanks. I prefer meatball than fried rice.
  • Moureta: It was like usual, sandwich and milkshake.
  • Moureta: What do you mean? I like it better than anything. That is my favorite menu for breakfast. How about you? What do you like for your breakfast?
  • Dolph: I like to drink coffee than a cup of tea in the morning.
  • Moureta: Yup, I know that. Most of the people in this world like to drink coffee than tea in the morning.
  • Dolph: Yup, maybe it’s 60% of people drink their coffee all the time. Do you like coffee?
  • Dolph: Oh… That’s why you so crazy about the milkshake, don’t you?
  • Moureta: Now, why did you take ice tea? I thought that you like coffee.
  • Dolph: What do you like to eat for dinner?
  • Moureta: Well, I like to have Pecking duck.
  • Dolph: I like to eat “Pecel Lele”.

Kalimat yang bergaris bawah membahas tentang “Like and Dislike

Bila kita pahami secara seksama, maka hubungan antara “Like and dislike” adalah “Preferences”

Preference
  • Moureta: Nope! Thanks. I prefer meatball than fried rice.
  • Moureta: What do you mean? I like it better than anything. That is my favorite menu for breakfast. How about you? What do you like about your breakfast?
  • Dolph: I like to drink coffee than a cup of tea in the morning.
  • Moureta: Yup, I know that. Most of the people in this world like to drink coffee than tea in the morning.

Kalimat yang bergaris bawah membahas tentang “Preference


Percakapan 4

Situation: Rico is a student who wants to collect his assignment to Mr. Smith. He knows that he is late to collect that assignment. What happen? Let’s check this conversation.
Situasi: Rico adalah seorang murid yang ingin mengumpulkan tugas kepada Mr. Smith. Dia tahu bahwa dia terlambat untuk mengumpulkan tugas itu. Apa yang terjadi? Mari kita periksa percakapan ini.

Rico: Excuse me, Mr. Smith. May I come in?
(Permisi, Pak Smith. Bolehkah saya masuk?)

Mr. Smith: Yes, Rico. Come in, please. Well, how can I help you?
(Ya, Rico. Silahkan masuk. Nah, bagaimana saya bisa membantu kamu?)

Rico: I want to submit my math assignment. I know it’s already very late.
(Saya ingin menyerahkan tugas matematika saya. Saya tahu itu sudah sangat terlambat.)

Mr. Smith: Rico, you were supposed to submit this assignment a week ago. But you failed. Sorry, I can’t accept it.
(Rico, kamu seharusnya menyerahkan tugas ini seminggu yang lalu. Tapi kamu gagal. Maaf, saya tidak bisa menerimanya.)

Rico: But please, Mr. Smith. Give me a second! Let me explain my situation. Please, I beg you, Mr. Smith.
(Tapi tolong, Pak Rudolph. Beri saya kesempatan! Biarkan saya jelaskan situasi saya. Tolong, saya mohon, Pak Smith.)

Mr. Smith: Alright. What’s your reason?
(Baiklah. Apa alasan kamu?)

Rico: Mr. Smith, I was supposed to submit this assignment a week ago, but then my mother was ill in hospital and I had to stay with her during that time.
(Pak Smith, saya harus menyerahkan tugas ini seminggu yang lalu, tapi kemudian ibu saya sakit di rumah sakit dan saya harus tinggal bersamanya selama waktu itu.)

Mr. Smith: In that case, you’re supposed to ask your friend to submit it.
(Dalam hal ini, kamu seharusnya meminta temanmu untuk menyerahkannya.)

Rico: I did, Mr. Smith. Unfortunately, she missed the paper and this morning she found it tucked in her algebra book. She was supposed to be careful with my paper. I just learned that she had been so careless. Please, give me a chance.
(Sudah, Mr. Smith. Sayangnya, dia melewatkan tugas dan pagi ini dia menemukan terselip dalam buku aljabar. Dia seharusnya berhati-hati dengan tugas saya. Saya hanya tahu bahwa dia telah begitu ceroboh. Tolong, beri saya kesempatan.)

Mr. Smith: What if I turn down your assignment?
(Bagaimana jika saya menolak tugas kamu?)

Rico: Oh, please don’t, Mr. Smith. It will break my heart. I promise I won’t be late again.
(Oh, jangan, Pak Smith. Ini akan menghancurkan hati saya. Saya berjanji tidak akan terlambat lagi.)

Mr. Smith: Okay, but just this time. Next time, there will be no excuse at all.
(Oke, tapi kali ini saja. Lain kali, tidak akan ada alasan sama sekali.)

Rico: Thanks, Mr. Smith. You’re a good teacher.
(Terima kasih, Pak Smith. Anda seorang guru yang baik.)


Pembahasan Materi

Perhatikan kalimat yang bercetak tebal di bawah ini:

  • Mr. Smith: James, you were supposed to submit this assignment a week ago. But you failed. Sorry, I can’t accept it.
  • James: Mr. Smith, I was supposed to submit this assignment a week ago, but then my mother was ill in hospital and I had to stay with her during that time.
  • Mr. Smith: In that case, you’re supposed to ask your friend to submit it.
  • James: I did, Mr. Smith. Unfortunately, she missed the paper and this morning she found it tucked in her algebra book. She was supposed to be careful with my paper. I just learned that she had been so careless. Please, give me a chance.

Kalimat yang bercetak tebal pada dialog di atas merupakan penerapan Obligation. 

Jadi apa yang dimaksud dengan Obligation?

Obligation adalah sebuah Ekspresi dalam Bahasa Inggris yang digunakan untuk mengungkapkan sebuah Kewajiban.

Di kehidupan nyata, ternyata Obligation sering sekali mucul dalam percakapan sehari-hari. Seperti contoh pada Dialog Bahasa Inggris 2 Orang Antara Guru dan Murid di Sekolah.

Semoga contoh dialog di atas dapat membatu kalian merangkai kata dan membuat sebuah dialog Bahasa Inggris dengan kalimat dan situasi kalian masing-masing. Tetap semangat belajar! Good Luck.